Rakernis PPK dan PPS se-Kota Banda Aceh

Rakernis se-Kota Banda Aceh (foto: t.faisal nh/kipbna)

Banda Aceh – KIP Kota Banda Aceh menggelar Rapat Kerja Teknis (Rekernis) PPK dan PPS se-Kota Banda Aceh di Aula SMK Negeri 1 Banda Aceh Lhong Raya, Rabu-Kamis (22-23/6). Raker ini diikuti oleh 45 Anggota PPK dan 9 orang Sekretaris PPK serta 270 Anggota PPS. Selain pembekalan tentang Pemilukada, rakernis juga diisi dengan diskusi sehingga suasana rapat menjadi lebih hidup.

Pemateri Raeker Ketua KIP Aidil Azhary, S.H. memaparkan Tahapan, Program, dan Jadwal Pemilukada, Komisoner Munawar Syah, M.A. menjelaskan Tugas PPK dan PPS, serta Komisioner Mahfudh, S.T.,M.P. dan Sekretaris KIP Drs. M. Dahlan menjelaskan soal Anggaran. Komisioner Azhari, S.Ag. juga tampil memberikan materi mengenai Pencalonan dan Komisioner Ranisah, S.E. memberikan materi tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara.

Walikota Banda Aceh Ir. Mawardy Nurdin, M.Eng.Sc. memberikan materi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Rangka Menyukseskan Pemilukada. Walikota mengungkapkan kembali dukungannya bagi pelaksanaan Pemilukada tepat waktu di Kota Banda Aceh. Mengutip pendapat Menko Polhukam Djoko Suyanto Walikota mengatakan, hanya ada 3 hal yang menyebabkan Pemilukada ditunda, yaitu tidak adanya dana, kerusuhan sosial, dan bencana alam. [kipbna]

Pengumuman Pencalonan Pemilukada 2011

PENGUMUMAN PENCALONAN

Tahapan Pemilukada Kota Banda Aceh

Ketua KIP Kota Banda Aceh Aidil Azhary, S.H.memaparkan Tahapan Pemilukada 2011 (foto:t.faisal nh/kipbna)

Banda Aceh – Ketua KIP Kota Banda Aceh Aidil Azhary, S.H. tampil sebagai pemateri dalam acara Sosialisasi Tahapan Pemilukada di Kota Banda Aceh Tahun 2011 di Aula Pemerintah Kota Banda Aceh, Senin (20/6). Dalam paparannya, Ketua KIP menyampaikan tahapan Pemilukada yang terdiri dari tahap Persiapan, Pelaksanaan, dan Penyelesaian.

Tahap Persiapan meliputi:
1. Penyusunan Program dan Anggaran (2 Januari-14 November),
2. Penetapan Peraturan/Keputusan KIP (2 Januari-14 November),
3. Pembentukan Badan Penyelenggara (1 April-17 Juni),
4. Pemberitahuan, Pendaftaran, dan Akreditasi Pemantau (26 Mei-14 Oktober),
5. Menerima Pemberitahuan DPR Kota Banda Aceh (1 April-17 Juni).

Selanjutnya, tahap Pelaksanaan meliputi:
1. Pemutakhiran Data Pemilih (1 Mei-25 September)
2. Pencalonan (4 Juli-12 September)
3. Pencetakan dan Distribusi Logisitik (19 Mei-14 November)
4. Kampanye (13 Oktober-10 November)
5. Masa Tenang (11-13 November)
6. Pemungutan dan Penghitungan Suara (14 November)
7. Rekapitulasi Hasil Suara dan Penetapan Calon Terpilih (15-23 November)
8. Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Terpilih (19 Februari)

Terakhir, tahap Penyelesaian meliputi:
1. Penyampaian Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) kepada Mahkamah Konstitusi (MK)
2. Penyelesaian PHPU di MK (14 hari sejak dicatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi
3. Penyampaian hasil Pemilukada
4. Laporan kepada KPU
5. Pemeliharaan arsip dan dokumen serta pengelolaan barang inventaris
6. Pembubaran penyelenggara Pemilukada adhoc sesuai tingkatannya
7. Evaluasi, pelaporan, dan pengawasan hasil Pemilukada
8. Pertanggungjawaban anggaran

Terkait Pemutakhiran Data Pemilih, Ketua KIP memaparkan jadwalnya:
1. Penerimaan Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) dari Pemerintah Kota Band Aceh
2. Penyusunan Data Pemilih oleh KIP Kota Banda Aceh
3. Pemutakhiran Data pemilih ole PPS dan PPDP
4. Pengumuman Data Pemilih Sementara (DPS) (17 Agustus-6September)
5. Perbaikan DPS
6. Penetapan DP Tambahan
7. Pengesahan dan Penetapan Data Pemilih Tetap (DPT) (25 September)

Ketua KIP mengingatkan masyarakat Kota Banda Aceh untuk memperhatikan DPS yang akan disebar ke PPK-PPS dan diumumkan di blog serta website KIP Kota Banda Aceh. Dengan demikian, masyarakat bisa memberi tanggapan secepatnya karena setelah tanggal 25 September tidak ada lagi perubahan DPT.

Untuk Pencalonan yang belangsung dari 4 Juli-12 September, Ketua KIP melanjutkan:
1. Pengumuman, Penyerahan dokumen dukungan bakal Calon Perseorangan (4-8 Juli)
2. Kesempatan memperbaiki dokumen dukungan
3. Penyerahan dokumen dukungan kepada PPS untuk diverifikasi (9-22 Juli)
4. Pendaftaran bakal calon yang diajukan partai atau gabungan partai politik dan Calon Perseorangan (30 Juli-5 Agustus)
5. Penelitian berkas bakal calon
6. Perbaikan berkas bakal calon
7. Tes Uji Baca Al Quran
8. Penelitian ulang kelengkapan berkas calon
9. Pengumuman calon yang memenuhi persyaratan
10. Penetapan nomor urutan calon (12 September)

Berdasarkan DP4 yang diterima KIP dari Pemko Banda Aceh, jumlah penduduk Kota Banda Aceh berjumlah : 227.237 jiwa dan pemilik hak pilih berjumlah: 161.459 jiwa. Dengan demikian untuk pengajuan calon dibutuhkan minimal:
1. 15% x 30 Kursi DPRK : 5 Kursi DPRK, atau
2. 15% x 72.981 suara sah Pemilukada 2006 : 10.948 suara, atau
3. 3% x 227.387 jiwa : 6.822 KTP

Sedangkan untuk masa Kampanye, Ketua KIP melanjutkan:
1. Rapat antar-Peserta Pemilukada (13-15 Oktober)
2. Pendaftaran Tim Kampanye (13-15 Oktober)
3. Kampanye (28 Oktober-10 November)
4. Pembersihan Atribut Kampanye (11-13 November)
5. Masa Tenang (11-13 November)

Informasi selanjutnya bisa didapatkan di Kantor KIP Kota Banda Aceh Jl. Imam Bonjol Nomor 1 Banda Aceh. [kipbna]

Sosialisasi Pemilukada Banda Aceh 2011 Meriah

Menyanyikan Jingle Pemilukada Aceh 2011 (foto: t.faisal nh/kipbna)

Banda Aceh – KIP Kota Banda Aceh menggelar Sosialisasi Tahapan Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh tahun 2011 di Aula Pemerintah Kota Banda Aceh, Senin (20/6). Selain memperkenalkan kembali jingle dan logo, KIP Kota Banda Aceh melansir website dan Tahapan Pemilukada Kota Banda Aceh tahun 2011. Secara resmi, KIP menetapkan hari pemungutan suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh akan digelar pada 14 November 2011.

Sekretaris KIP Kota Banda Aceh Drs. M. Dahlan mengatakan, acara sosialisasi ini dihadiri oleh 230-an peserta dari berbagai kalangan seperti unsur Muspida Kota Banda Aceh, utusan partai politik, Muspika se-Kota Banda Aceh, pelaksana Pemilukada tingkat kecamatan, pers, ormas dan OKP, Kepala Mukim dan Geucik, serta akademisi. “Acara ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Kota Banda Aceh tentang Pemilukada,” kata Sekretaris KIP.

Dalam pidato sambutannya, Walikota Banda Aceh Ir. Mawardy Nurdin, M.Eng.Sc. mengutarakan dukungan penuhnya bagi pelaksanaan Pemilukada Aceh. Untuk itu Pemerintah Kota Banda Aceh akan memberikan dukungan berupa dana, sarana dan prasarana, serta suasana yang aman bagi terlaksananya Pemilukada yang damai dan demokratis. “Kita yakin dan harus yakin Pemilukada kali ini akan berjalan dengan lebih baik dan lebih berkualitas,” ujar Walikota.

Dukungan pelaksanaan Pemilukada yang damai dan demokratis di Kota Banda Aceh juga diungkapkan oleh Kapolresta Kota Banda Aceh Kombespol. Drs. Armensyah Thay. Polresta akan menerjunkan 330 personelnya ke TPS-TPS (Tempat Pemungutan Suara) untuk mengamankan pelaksanaan pemungutan suara. “Polresta akan siapkan 2 personil untuk 1 TPS berkategori sangat rawan, 1 personil untuk 1 TPS rawan, dan 1 personil untuk 2 TPS kurang rawan,” Kapolresta memaparkan.

Hal senada dinyatakan Dandim 0101 Letkol. Inf. Terry Tresna Purnama yang tampil sebagai pemateri bersama Kapolresta dan Ketua KIP Kota Banda Aceh. “Berapa pun jumlah yang dibutuhkan Kapolresta, kami siap,” tandasnya penuh semangat.

Selanjutnya, Ketua KIP Kota Banda Aceh Aidil Azhary, S.H. mengumumkan tahapan, program dan jadwal Pemilukada 2011. “Pemutakhiran data pemilih berlangsung dari 1 Mei-25 september, Pencalonan dari 4 Juli-12 September, kampanye dari 13 Oktober-10 November, pemungutan suara 14 November, dan pelantikan pada tanggal 19 Februari 2012,” papar Ketua KIP.

Di penghujung acara Rafly tampil memukau peserta dan tamu undangan yang hadir. Semua ikut bernyanyi saat Rafly menanyikan jingle Pemilukada. Acara semakin meriah ketika Rafly mengajak Walikota, Wakil Walikota Illiza Sa’aduddin Jamal,S.E, Ketua DPR Kota Banda Aceh Yudi Kurnia, S.E. Kapolresta, Dandim, Wakil Ketua KIP Aceh Ilham Syahputra, Ketua KIP Banda Aceh, dan T. Irwan Djohan untuk naik ke panggung dan bersama-sama menyanyikan jingle Pemilukada Aceh Tahun 2011 [kipbna]

Rakorpimda Aceh untuk Pemilukada 2011

Penandatanganan Serah-terima DP4 (foto: zuki-chen/kipbna)

Banda Aceh – Pemerintah Aceh menggelar Rapat Kordinasi Pimpinan Pemerintah Daerah (Rakorpimda) dalam Rangka Pemilukada Tahun 2011 di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Kamis (16/6). Kordinasi ditandai dengan penyerahan Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) dari masing-masing Pemerintah Daerah kepada KIP Aceh dan KIP Kabupaten/Kota.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengungkapkan, rapat ini bisa memantapkan kordinasi dan meningkatkan kerjasama sinergis serta mengukuhkan komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung pelaksanaan Pemilukada 2011 secara damai dan demokratis di Aceh.

“Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur bersamaan dengan 13 pemilihan Bupati/Wakil Bupati dan 4 pemilihan Walikota/Wakil Walikota di Aceh tahun 2011 diselenggarakan tepat waktu dan sesuai ketentuan yang berlaku. KIP Aceh telah menetapkan tahapan, program, dan jadwal Pemilukada di Aceh tahun 2011 dengan hari pemungutan suara ditetapkan pada tanggal 14 november 2011,” Gubernur menyimpulkan.

Gubernur juga berharap Muspida Aceh, Muspida Kabupaten/Kota, instansi vertikal di Aceh, media massa, dan pemangku kepentingan terkait untuk mendukung kelancaran tahapan Pemilukada 2011 di Aceh sesuai dengan kewenangan dan tugasnya masing-masing. Namun Gubernur mengingatkan dukungan itu harus tetap menjaga independensi tugas-tugas penyelenggara Pemilukada. [kipbna]

KIP Lantik PPS se-Kota Banda Aceh

Banda Aceh – KIP Kota Banda Aceh melantik Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk 90 desa dari 9 kecamatan yang ada di Kota Banda Aceh dalam dua hari berturut-turut, Senin-Selasa (13-14/6). Berdasarkan peraturan yang berlaku, masing-masing desa diwakili 3 Anggota PPS sebagai pelaksana di Pemilu/Pemilukada tingkat desa. Dengan demikian, pelaksana Pemilukada Aceh Tahun 2011 sudah terbentuk hingga ke tingkat desa di Kota Banda Aceh.

Dalam pidato sambutannya, Komisioner Ranisah berpesan agar PPS menjalin kordinasi yang baik dengan semua pelaksana Pemilukada, mulai dari KIP hingga ke PPK, PPDP, KPPS, perangkat desa, dan tokoh-tokoh masyarakat di desanya. PPS juga harus siap bekerja penuh waktu, tepat waktu, dan profesional. “PPS tidak boleh bekerja untuk kelompok tertentu. PPS harus bekerja untuk menyukseskan Pemilukada di Kota Banda Aceh,” Ranisah mewanti-wanti.

Acara pelantikan dilaksanakan di masing-masing Kantor Kecamatan dan di hadiri oleh muspikanya. Di hari pertama, pelantikan diadakan untuk PPS dari Kecamatan Meuraxa, Syiah Kuala, Kuta Alam, Lueng Bata, dan Banda Raya. Sedangkan di hari kedua, pelantikan dilaksanakan untuk Kecamatan Kuta Raja, Baiturrahman, Ulee Kareng, dan Jaya Baru.

Ketua KIP Kota Banda Aceh Aidil Azhary,SH melantik PPS di Meuraxa dan Jaya Baru. Atas nama Ketua KIP Banda Aceh, Komisioner Munawarsyah, SHI,MA, melantik di Syiah Kuala dan Ulee Kareng, Komisioner Muahfudh,ST,MP, di Kuta Raja dan Kuta Alam, Komisioner Ranisah,SE, di Lueng Bata dan Baiturrahman, serta Komisioner Azhari,S.Ag, di Banda Raya. [kipbna]

KIP Kota Banda Aceh Lantik Anggota PPK

Pelantikan PPK Kota Banda Aceh (foto: dovy s/kipbna)

Banda Aceh – KIP Kota Banda Aceh melantik Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilukada Aceh Tahun 2011 di Aula Pemerintah Kota Banda Aceh, Jumat (10/6). Anggota PPK yang mewakili sembilan kecamatan ini disumpah dan dilantik oleh Ketua KIP Kota Banda Aceh Aidil Azhary, S.H. di Aula Pemerintah Kota Banda Aceh.

Dengan demikian, PPK telah siap bertugas sebagai pelaksana Pemilu Gubernur/Wakil Gubernur Aceh dan Walikota/Wakil Walikota Banda Aceh di tingkat kecamatan di seluruh Kota Banda Aceh. “Mulai nanti sore, PPK sudah mulai bekerja mempersiapkan Pemilukada 2011,” ujar Aidil dalam pidato sambutannya. Aidil berharap, PPK dapat bekerja secara professional dan sesuai dengan kode etiknya.

Aidil melanjutkan, PPK akan mempersiapkan pelantikan 270 Anggota PPS yang ada di kecamatannya masing-masing pada Senin (13/6) – Selasa (14/6). PPS terbentuk akan mengangkat 425 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk 425 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang akan diisi oleh tujuh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). “Jadi akan ada hampir 4.000 orang pelaksana Pemilukada 2011,” imbuhnya.

Walikota Ir. Mawardy Nurdin, M.Eng.Sc., yang hadir pada pelantikan ini mengungkapkan optimismenya pada kesuksesan Pemilukada 2011 di Kota Banda Aceh. “Berkaca pada beberapa Pemilu dan Pemilukada yang pernah berlangsung di Kota Banda Aceh, Pemilukada akan berjalan dengan baik. KIP yang dibantu PPK sudah sangat berpengalaman menyelenggarakan Pemilu dan Pemilukada,” ujarnya.

Hadir pula dalam acara ini Ketua DPR Kota Banda Aceh Yudi Kurnia, S.E., Wakil Walikota Illiza Sa’aduddin Jamal,S.E., Ketua Komisi A DPR Kota Banda Aceh Amrun Syah Yahya, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Banda Aceh Tengku Abdullah Atiby, Kapolresta Banda Aceh Kombes Armensyah Thay, dan beberapa anggota DPR Kota Banda Aceh. Selain itu, acara ini juga dihadiri para undangan lain seperti Camat dan Kapolres se-Kota Banda Aceh. [kipbna]