Rapat Rekapitulasi DPS dan TPS

Banda Aceh – KIP Kota Banda Aceh melakukan Rapat Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Tempat Pemungutan Suara (TPS) bersama PPK dan Tim Sukses (Timses) Bakal Pasangan Calon di Aula Hotel Nanggroe Banda Aceh, Minggu (23/10). Raker yang dihadiri oleh seluruh Anggota KIP Kota Banda Aceh, PPK se-Kota Banda Aceh dan Timses semua Bakal Pasangan Calon ini berlangsung tenang dan diakhiri tanya-jawab di antara peserta raker.

Dari hasil rekapitulasi yang dilakukan, tercatat 158.621 pemilih di DPS Kota Banda Aceh. Jumlah pemilih dalam DPS ini akan ditetapkan oleh PPS pada 25 Oktober. Kemudian, PPS akan melakukan pencatatan Data Pemilih Tambahan (DPTb) bagi pemilih yang belum terdaftar dalam DPS pada 26-28 Oktober dan melakukan penetapan DPTb pada 29-31 Oktober. Lalu DPTb akan diumumkan pada 1-3 November. Setelah itu, barulah PPS menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 4 November.

Ketua Pokja Pemutakhiran Data Pemilih Aidil Azhary menjelaskan, pemilik hak pilih yang belum terdaftar dalam DPS harus mendaftarkan dirinya sebelum ditetapkannya DPT (4 November). Sebab, setelah penetapan DPT, sama sekali tidak ada lagi penambahan pemilih. “Perubahan sedikit saja nantinya bisa mengganggu pengadaan logistik Pemilukada. Karena itu, pemilik hak pilih harus aktif mengecek namanya di DPS dan DPTb. Jika tidak terdaftar, segera mendaftar ke PPS,” ujarnya.

Kemudian berdasarkan rapat rekapitulasi ini, diperkirakan akan ada 338 TPS di Kota Banda Aceh. Namun jumlah TPS mungkin akan bertambah karena ada beberapa TPS memiliki pemilih yang hampir mencapai batas maksimal, yaitu 600 pemilih. Jika pas batas maksimal atau mendekati angka batas maksimal tersebut, dikhawatirkan pemungutan suara tidak selesai pukul 13.00 WIB. “Tapi jumlah maksimalnya 350 TPS. Untuk itu, KIP Kota Banda Aceh akan mengkaji skala prioritas TPS desa mana yang akan ditambah,” Aidil memaparkan. [kipbna]

Advertisements

Sosialisasi Tahapan Pemilukada Bagi Komunitas Warga TNI-Polri dan Bhayangkari-Persit Kartika

Banda Aceh – KIP Kota Banda Aceh menggelar Sosialisasi Tahapan Pemilukada bagi Komunitas Warga TNI-Polri dan Bhayangkari-Persit Kartika di Aula Hotel Diana Banda Aceh, Sabtu (22/10). Ketua Pokja Sosialisasi dan Kampanye KIP Kota Banda Aceh Munawar Syah, Kepala Staf Kodim 01/01 BS T.B. Subina, dan Kepala Bagian Operasional Polresta Banda Aceh Sulaiman Y.S. tampil sebagai pemateri. Acara diakhiri dengan diskusi tanya-jawab antara peserta dengan pemateri.

Munawar Syah yang juga secara resmi membuka kegiatan ini mengungkapkan, KIP Kota Banda Aceh tetap konsisten menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai penyelenggara Pemilukada. Karena itu, KIP Kota Banda Aceh terus melakukan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk kepada warga warga TNI-Polri dan Bhayangkari-Persit Kartika. “Meski TNI-Polri memiliki posisi netral, tetapi keluarga anggota TNI-Polri tetap memiliki hak pilih,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Staf Kodim 01/01 BS T.B. Subina menegaskan bahwa pihaknya menjamin netralitas TNI dalam Pemilukada. Kodim tidak membenarkan penggunaan sarana dan prasarananya untuk kegiatan politik apa pun. Meski begitu, TNI siap membantu Polresta dalam menjaga keamanan selama Pemillukada. Selain itu, T.B. Subina menghimbau warga TNI-Polri dan Bhayangkari-Persit Kartika untuk menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya.

Sedangkan Kepala Bagian Operasional Polresta Banda Aceh Sulaiman Y.S. menghimbau agar masyarakat, khususnya warga TNI-Polri dan Bhayangkari-Persit Kartika untuk selalu berperan menjaga ketenteraman dengan menaati peraturan dan hukum yang berlaku selama Pemilukada berlangsung. Tidak lupa Sulaiman juga mengajak warga TNI-Polri dan Bhayangkari-Persit Kartika agar memilih tanpa ada paksaan dan provokasi dari pihak mana pun. “Selaku warga negara yang baik sudah selayaknya kita berpartisipasi agar Pemilukada berjalan dengan baik dan lancar,” ungkapnya. [kipbna]

Sosialisasi Pemilukada Bagi Mahasiswa, OKP, dan Ormas

Banda Aceh – KIP Kota Banda Aceh menggelar Sosialisasi Tahapan Pemilukada Bagi Mahasiswa, OKP, dan Ormas se-Kota Banda Aceh di Aula Hotel Diana Banda Aceh, Selasa (18/10). Acara bertema Optimalisasi Peran Mahasiswa, OKP, dan Ormas dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Pemilukada 2011 ini dibuka langsung oleh Ketua KIP Kota Banda Aceh Aidil Azhary, S.H. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya-jawab antara peserta dan pemateri.

Dalam sambutannya Aidil Azhary mengungkapkan, mahasiswa, oganisasi kepemudaan (OKP), dan organisasi kemasyarakatan (ormas) memiliki peran yang sangat strategis dalam mengawal proses demokrasi, khususnya Pemilukada. Elemen-elemen masyarakat ini memiliki kapasitas untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Dengan demikian kesadaran politik, patisipasi, dan kualitas Pemilukada meningkat.

Tampil sebagai pemateri Ketua Pokja Sosialisasi KIP Kota Banda Aceh Munawar Syah menegaskan, KIP Kota Banda Aceh menjamin independensinya dalam menyelenggarakan Pemilukada Kota Banda Aceh. Untuk itu, Munawar Syah mengajak mahasiswa, OKP, dan ormas ikut mengawasi kinerja KIP Kota Banda Aceh dalam menjalankan fungsinya sehingga berperan pada peningkatan partisipasi dan kualitas Pemilukada di Kota Banda Aceh.

Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa, Politik, Perlindungan Masyarakat, dan Penanggulangan Bencana Kota Banda Aceh Tanthawi yang menjadi salah satu pemateri juga mengungkapkan hal senada. Mahasiswa, OKP, dan ormas merupakan elemen-elemen yang sangat penting di tengah-tengah masyarakat dalam meningkatkan partisipasi dan kualitas Pemilukada. Tidak lupa Tanthawi mengutarakan optimismenya atas pelaksanaan Pemilukada yang baik di Kota Banda Aceh. [kipbna]

KIP Kota Banda Aceh Gelar Tes Uji Mampu Baca Al Quran

Banda Aceh – KIP Kota Banda Aceh menggelar Tes Uji Baca Al Quran bagi Bakal Pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota Banda Aceh Pemilukada 2011 di Mesjid Agung Al Makmur Lampriet Banda Aceh, Minggu (16/10). Acara yang berlangsung terbuka ini dibuka oleh Ketua KIP Kota Banda Aceh Aidil Azhary dan dihadiri keempat Bakal Pasangan Calon.

Bertindak sebagai Tim Penguji Tgk.Djaelani Mahmud (Ketua), Zulfikar (Anggota), dan Akhyar (Anggota) dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Banda Aceh. Penilaian mencakup aspek tajwid (tata baca Al Quran), fasahah (kefasihan bacaan), dan adab (etika saat membaca Al Quran). Penilaian bersifat perorangan.

Dalam pidato sambutannya Ketua KIP Kota Banda Aceh Aidil Azhary mengungkapkan, Tes Uji Baca Al Quran merupakan salah satu tahapan dari Pemilukada yang khusus untuk Provinsi Aceh yang menerapkan syariat Islam. “Insya Allah, besok hasilnya sudah bisa diumumkan,” ujarnya sambil berharap semua Bakal Pasangan Calon lulus ujian. [kipbna]

Parpol Ramaikan Pendaftaran Bakal Pasangan Calon

Banda Aceh – Bakal Pasangan Calon dari Gabungan Partai Politik (Parpol) ikut meramaikan bursa Bakal Pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota Banda Aceh 2012-2017. Dua Bakal Pasangan Calon dari Gabungan Parpol mendaftarkan diri di Aula KIP Kota Banda Aceh hingga sore ini, Jumat (7/10). Dengan demikian, empat Bakal Pasangan Calon telah mendaftar di KIP Kota Banda Aceh.

Bakal Pasangan Calon Pasangan Aminullah Usman-Tgk.Muhibban H.M. Hajat mendaftar pukul 14.30 WIB. Bakal Pasangan Calon ini didukung oleh empat Parpol yang memperoleh kursi di DPR Kota Banda Aceh, yaitu: Partai Keadilan Sejahtera (5 kursi), Partai Golkar (3 kursi), Partai Daulat Aceh (3 kursi), dan Partai Bulan Bintang (1 kursi). Bakal Pasangan Calon ini berhasil mengumpulkan 12 kursi.

Kemudian, Bakal Pasangan Calon Mawardy Nurdin-Illiza Sa’aduddin Djamal pukul 16.30 WIB. Bakal Pasangan Calon ini juga diusung oleh empat Parpol yang memperoleh kursi di DPR Kota Banda Aceh, yaitu: Partai Demokrat (8 kursi), Partai Amanat Nasional (2 kursi), Partai Persatuan Pembangunan (1 kursi), dan Partai SIRA (1 kursi). Bakal Pasangan Calon ini juga berhasil mengumpulkan 12 kursi.

Ketua KIP Kota Banda Aceh Aidil Azhary kembali mengungkapkan, Bakal Pasangan Calon masih akan melewati jalan panjang untuk menjadi Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh. Jika memenuhi syarat, Bakal Pasangan Calon akan ditetapkan menjadi Pasangan Calon untuk ikut pemilihan. Jika terpilih, Pasangan Calon menjadi Pasangan Calon Terpilih. “Setelah dilantik, Pasangan Calon Terpilih resmi menjadi Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh,” ujarnya.

Ketua Pokja Pencalonan Azhari menjelaskan, Bakal Pasangan Calon yang diusung oleh Partai atau Gabungan Partai paling tidak harus memiliki 15% dari total jumlah kursi DPR Kota Banda Aceh yang berjumlah 30 kursi. Jadi, Bakal Pasangan Calon didukung oleh minimal 5 kursi DPR Kota Banda Aceh. “Bakal Pasangan Calon telah memenuhi persyaratan ini,” ujarnya. [kipbna]

Giliran Zulmaifikar-Lindawati Mendaftar

Banda Aceh – Pasangan Zulmaifikar-Lindawati yang juga maju dari jalur perseorangan mendaftarkan diri sebagai Bakal Pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota Banda Aceh di Aula KIP Kota Banda Aceh, Kamis (6/10). Bakal Pasangan Calon ini diterima oleh Ketua Pokja Pencalonan Azhari yang didampingi oleh Komisioner Munawar Syah, Komisioner Mahfudh, dan Komisioner Ranisah.

Dengan demikian, KIP Kota Banda Aceh telah menerima dua Bakal Pasangan Calon dari jalur perseorangan. Bakal Pasangan Calon T.Irwan Djohan-T. Alamsah sudah lebih dulu mendaftarkan diri, Senin (3/10). Pendaftaran akan berakhir Jumat (7/10).

Azhari mengingatkan, persyaratan yang didaftarkan oleh Bakal Pasangan Calon akan diverifikasi kembali oleh PPK dan PPS (1-21 Oktober). Bakal Pasangan Calon memiliki kesempatan untuk memperbaiki kekurangan persyaratan administratif setelah verifikasi (22 Oktober-4 November). “Jika tidak memenuhi persyaratan dalam jangka waktu tersebut, secara otomatis Bakal Pasangan Calon yang sudah mendaftar dinyatakan gugur,” ujarnya.

Azhari melanjutkan, Bakal Pasangan Calon juga akan melewati Tes Kesehatan dan Tes Baca Al Quran serta penyampaian hasilnya (8-31 Oktober). Kemudian, KIP Kota Banda Aceh akan mengumumkan Bakal Pasangan Calon yang berhasil memenuhi persyaratan (7 November) dan menetapkan Pasangan Calon serta Nomor Urut (8-9 November). [kipbna]

T.Irwan Djohan-T.Alamsah Mendaftarkan Diri Sebagai Bakal Pasangan Calon

Banda Aceh – T.Irwan Djohan-T.Alamsah yang maju melalui jalur perseorangan mendaftarkan diri sebagai Bakal Pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota Banda Aceh di Aula KIP Kota Banda Aceh, Senin (3/10). KIP Kota Banda Aceh membuka Pendaftaran bagi Bakal Pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota Banda Aceh sejak Sabtu (1/10) lalu dan akan berlanjut hingga Jumat (7/10) mendatang.

Ketua KIP Kota Banda Aceh Aidil Azhary mengungkapkan, Bakal Pasangan Calon masih akan melewati jalan panjang untuk menjadi Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh. Jika memenuhi syarat, Bakal Pasangan Calon akan ditetapkan menjadi Pasangan Calon untuk ikut pemilihan. Jika terpilih, Pasangan Calon menjadi Pasangan Calon Terpilih. “Setelah dilantik, Pasangan Calon Terpilih resmi menjadi Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh,” ujarnya.

Ketua Pokja Pencalonan Azhari menambahkan, persyaratan yang didaftarkan oleh Bakal Pasangan Calon akan diverifikasi kembali oleh PPK dan PPS (1-21 Oktober). Selain itu, Bakal Pasangan Calon juga akan melewati Tes Kesehatan dan Tes Baca Al Quran serta penyampaian hasilnya (8-31 Oktober). Bakal Pasangan Calon memiliki kesempatan untuk memperbaiki kekurangan persyaratan administratif setelah verifikasi (22 Oktober-4 November). Kemudian, KIP Kota Banda Aceh akan mengumumkan Pasangan Calon (7 November) dan menetapkannya (8-9 November). [kipbna]